Awali Tahun Baru 2026, Andi Faisal Tingkatkan Nilai Pancasila dan Wasbang kepada Warga Paser melalui Sosperda ke-1

Foto: Anggota DPRD Kaltim, H. Andi Faisal Assegaf, S.Sos.,M.Si, dalam Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah di Kabupaten Paser. (Barometerkaltim.id/MAN)

Barometerkaltim.id, Kaltim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pancasila dan wawasan kebangsaan. Hal itu terlihat saat salah satu anggota DPRD Kaltim, H. Andi Faisal Assegaf, S.Sos.,M.Si tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) ke-1 tahun 2026 terkait Perda nomor 9 tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang berlangsung di Desa Gunung Putar, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser pada Senin, 5 Januari 2026 Pukul 10.00 Wita sampai dengan selesai.

Dalam pelaksanaan sosperda tersebut, Andi Faisal mengundang narasumber yakni Hendri Sutrisno, S.H, S.Sos. Tak lupa acara ini dipandu oleh Ahmad Syafik untuk menjadi moderator dan diikuti oleh ratusan warga setempat hingga berjalan lancar.

Mengawali kegiatan itu, Andi Faisal mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran masyarakat terlebih generasi bangsa mengenai pentingnya nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya itu, Andi Faisal menyampaikan bahwa Perda ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama di dunia pendidikan.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mereka. Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tapi juga pedoman hidup yang harus dihayati dan diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk pendidikan,” ujar Andi Faisal dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Andi Faisal juga menekankan pentingnya pendidikan wawasan kebangsaan sebagai cara untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada di Indonesia, terutama di Kalimantan Timur yang dikenal dengan multikulturalisme yang kaya.

“Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang isi Perda serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya membangun karakter bangsa yang berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila,” jelasnya.

Kendati demikian, Andi Faisal mengajak seluruh peserta kegiatan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program-program yang berkaitan dengan penguatan wawasan kebangsaan di Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *